Musrenbang Bulak: Integrasi Tanggul Laut dan Inovasi Pengentasan Kemiskinan Jadi Prioritas 2026 - KIM BAHARI SUKOLILO BARU

Breaking

Post Top Ad

12/02/2026

Musrenbang Bulak: Integrasi Tanggul Laut dan Inovasi Pengentasan Kemiskinan Jadi Prioritas 2026

 Musrenbang Bulak: Integrasi Tanggul Laut dan Inovasi Pengentasan Kemiskinan Jadi Prioritas 2026

Aning Rachmawati 


Surabaya – Camat Bulak, Hudaya, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan pada Kamis (12/2). Dalam forum tersebut, Hudaya memberikan motivasi penguatan kepada seluruh pemangku kepentingan agar perencanaan pembangunan tahun mendatang mampu membawa perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kamis 12 Februari 2026


Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Kota Surabaya, Aning Rachmawati, menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif tahunan. Ia menegaskan perlunya keberanian untuk melakukan perubahan pola pikir dalam pembangunan.


"Musrenbang harus membawa perubahan, dan perubahan itu dampaknya wajib dirasakan langsung oleh masyarakat bawah," tegas Aning.


Mitigasi Banjir dan Ancaman Tsunami

Fokus utama pembangunan periode 2026–2027 di wilayah Bulak adalah penuntasan titik banjir. Aning menjelaskan bahwa normalisasi saluran saja tidak lagi cukup. Sebagai solusi, Pemerintah Kota Surabaya melalui dinas terkait akan membangun infrastruktur jalan yang terintegrasi untuk memperlancar mobilitas warga.


Lebih jauh, proyek pembangunan tanggul di kawasan pesisir juga akan direalisasikan. Langkah ini merupakan strategi mitigasi bencana untuk membentengi kawasan Pantai Kenjeran dari ancaman tsunami dan luapan air laut (rob).


Inovasi Sampah Menuju Kesejahteraan


Selain infrastruktur fisik, forum ini menyoroti pentingnya penanganan isu sosial seperti pengangguran dan kemiskinan. Salah satu inovasi progresif yang diusulkan adalah pengelolaan sampah sisa program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Limbah organik tersebut rencananya akan diolah menjadi pelet pakan ternak menggunakan mesin khusus untuk mendukung budi daya lele dan bebek. Program ini diharapkan dapat bersinergi dengan pengurus RT dan RW guna menggerakkan ekonomi lokal.

"Kita hanya butuh pengadaan mesin pelet dan sinergi antar-elemen kelurahan. 


"Ini adalah solusi konkret untuk membantu mengentaskan kemiskinan di akar rumput melalui inovasi ekonomi sirkular," tambah Aning.


Transportasi Terpadu untuk Wisata Bulak


Guna mendorong sektor pariwisata agar "naik kelas", Musrenbang juga mengusulkan integrasi transportasi publik. Akses menuju destinasi wisata di Bulak akan diperkuat dengan optimalisasi layanan Suroboyo Bus dan Feeder Wira-Wiri agar wisatawan mendapatkan kemudahan aksesibilitas.


Menutup kegiatan tersebut, Camat Hudaya mengapresiasi realisasi program tahun lalu yang berjalan sukses. Ia berharap capaian tahun ini jauh lebih baik demi mewujudkan masyarakat Bulak yang makmur dan sejahtera. (Bunda Tri)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages