Wujudkan Mimpi Siti Alfiyah, YBM PLN UIP JBTB Hadirkan Kembali Harapan Lewat Kaki Palsu
Surabaya – Impian Siti Alfiyah (61) untuk dapat kembali melangkah secara mandiri kini menjadi kenyataan. Melalui inisiasi dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB), lansia yang harus kehilangan kakinya pasca-amputasi tersebut akhirnya mendapatkan bantuan kaki palsu sebagai alat bantu gerak utama. Senin 20 Apel 2026
Adalah Rozi Ahmad, perwakilan dari YBM PLN, yang menjadi sosok kunci di balik terwujudnya bantuan ini. Sebagai pendamping program, Rozi secara aktif menjembatani kebutuhan Siti Alfiyah dengan keahlian pengrajin kaki palsu profesional, Kang Rois. Kehadiran YBM PLN bukan sekadar memberikan bantuan fisik, melainkan memastikan bahwa mustahik (penerima manfaat) mendapatkan pelayanan terbaik dan tercepat.
"Tugas kami di YBM PLN adalah memastikan amanah para muzakki (pegawai PLN) sampai ke tangan yang tepat. Melihat Ibu Siti bisa kembali memiliki harapan untuk berjalan adalah prioritas kebahagiaan kami," tutur Rozi Ahmad di sela-sela proses pemakaian kaki palsu.
Pemilihan Kang Rois sebagai mitra pun terbukti efektif. Berkat dukungan penuh dari YBM PLN, pemrosesan kaki palsu untuk Siti Alfiyah hanya memakan waktu 4 jam—sebuah efisiensi luar biasa yang sangat membantu kondisi psikologis pasien lansia agar tidak menunggu terlalu lama.
Program bantuan ini merupakan bagian dari pilar kesehatan YBM PLN yang mengusung misi "Mengajak Manfaat Sejahterakan Ummat". YBM PLN berkomitmen untuk terus menyalurkan energi kebaikan bagi kaum dhuafa dan difabel, mengubah keterbatasan menjadi kemandirian demi meningkatkan taraf hidup masyarakat luas.
Dengan kaki barunya nanti, Siti Alfiyah tak mampu menyembunyikan rasa syukur. Ia kini menatap hari esok dengan lebih optimis, melangkah maju berkat "cahaya" kepedulian dari para pegawai PLN melalui yayasannya. (Bunda Tri)

No comments:
Post a Comment