Geliatkan Bank Sampah dan Kampung Pancasila, DLH Kota Surabaya Kumpulkan Fasilitator Lingkungan Wilayah Utara
Kadis DLH Kota Surabaya memberikan motivasi kepada fasilitator lingkungan se Surabaya Utara
Surabaya – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menggelar agenda monitoring, evaluasi, dan penguatan kapasitas (develop) bagi fasilitator lingkungan se-Surabaya Utara pada Jumat (17/7/2026). Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya yang baru dilantik, Muhamad Fikser, AP., MM., didampingi Kepala Bidang Kebersihan dan Pengolahan Sampah DLH Surabaya, Wasis.
Acara yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh jajaran Pokja 3 PKK Kota Surabaya, pihak DLH, serta Camat Bulak, Ibu Hudaya. Sebanyak puluhan Kader Surabaya Hebat (KSH) yang bertindak sebagai fasilitator dan koordinator lingkungan dari lima kecamatan wilayah utara—meliputi Kecamatan Kenjeran, Bulak, Semampir, Pabean Cantikan, dan Krembangan—turut memadati lokasi acara.
Dalam sambutannya, Camat Bulak, Ibu Hudaya, menyampaikan rasa terima kasih atas terpilihnya wilayah utara sebagai fokus penguatan. Beliau menekankan bahwa kader lingkungan di tingkat akar rumput saat ini tengah getol menggerakkan pilar Kampung Pancasila melalui aksi nyata pemilahan sampah organik dan anorganik dari rumah.
Apresiasi Konsistensi Kader Sejak Tahun 2006
Sebelum memberikan pengarahan, Kabid DLH Surabaya, Wasis, terlebih dahulu mengabsen satu per satu Koordinator Kecamatan (Korcam) dari Kenjeran, Semampir, Bulak, Pabean Cantikan, hingga Krembangan guna membakar semangat para peserta.
Wasis memberikan apresiasi yang mendalam kepada para kader lingkungan yang tetap setia menjaga kebersihan kota sejak program ini pertama kali diinisiasi pada tahun 2006.
"Kota Surabaya bisa menjadi secantik ini karena panjenengan semua masih setia di jalur perjuangan lingkungan sejak tahun 2006. Kami dari kedinasan belajar banyak dari konsistensi Bapak dan Ibu sekalian dalam menjaga kampungnya agar tetap indah. Ini adalah cerita bahagia yang nyata untuk diwariskan kepada anak cucu kita," ujar Wasis yang langsung disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Beliau juga mengingatkan bahwa tindakan kecil yang dimulai dari memilah sampah basah dan sampah kering di rumah memiliki dampak ekologis yang besar bagi kelangsungan Kota Surabaya.
Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Bank Sampah
Sementara itu, Kepala DLH Kota Surabaya, Muhamad Fikser, AP., MM., dalam arahannya meminta agar seluruh kader dan fasilitator kembali menggeliatkan pengembangan bank sampah di tingkat RT dan RW. Penekanan ini sejalan dengan persiapan menyongsong Lomba Kampung Pancasila yang akan menitikberatkan porsi penilaian terbesar pada sektor pengelolaan lingkungan hidup mulai bulan Juli hingga November mendatang.
"Kita harus lebih gencar mensosialisasikan program pengolahan sampah mandiri dari rumah ke masyarakat. Tujuannya jelas, bagaimana mewujudkan rumah yang bebas dari timbulan sampah, yang selanjutnya sampah tersebut justru bisa dirubah menjadi uang melalui proses daur ulang dan manajemen bank sampah yang sehat," tegas Fikser.
Di akhir sesi, forum juga membuka ruang diskusi dua arah, DLH Kota Surabaya mengaku bangga dengan visi kader Surabaya hebat yang berkomitmen penuh untuk mendukung program pemerintah kota dalam menjaga lingkungan hidup. (Bunda Tri)

No comments:
Post a Comment