Himatika ITS Gelar ‘Matching’ di Kampung Nelayan Sukolilo Baru, Ubah Stigma Matematika Jadi Seru - KIM BAHARI SUKOLILO BARU

Breaking

Post Top Ad

17/05/2026

Himatika ITS Gelar ‘Matching’ di Kampung Nelayan Sukolilo Baru, Ubah Stigma Matematika Jadi Seru

 Himatika ITS Gelar ‘Matching’ di Kampung Nelayan Sukolilo Baru, Ubah Stigma Matematika Jadi Seru


Surabaya – Himpunan Mahasiswa Matematika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Himatika ITS) resmi memulai program pengabdian masyarakat bertajuk Himatika Teaching atau "Matching". Pertemuan perdana program ini sukses dilaksanakan pada Minggu (17/5/2026). Kegiatan ini bertempat di Taman Baca Masyarakat (TBM) Yayasan Avicenna Berkah, Kawasan Kampung Nelayan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya.

Dalam pelaksanaannya, Himatika ITS bekerja sama dengan Pojok Literasi Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sukolilo. Program yang dirancang sebanyak empat kali pertemuan ini bertujuan untuk mengubah stigma negatif terhadap matematika. Melalui pendekatan yang seru dan mudah dipahami, mahasiswa ingin menghapus rasa takut anak-anak terhadap matematika, meningkatkan semangat belajar, serta membangun rasa percaya diri mereka saat menyelesaikan soal.


Jadwal pelaksanaan program Matching ini dibagi menjadi dua fase. Pertemuan pertama berlangsung hari ini, sedangkan pertemuan kedua dijadwalkan pada 24 Mei 2026. Sementara itu, untuk pertemuan ketiga dan keempat statusnya masih to be announced (TBA) yang direncanakan berlanjut pada bulan September mendatang setelah masa libur akademik. Bagi mahasiswa sendiri, momen ini menjadi wadah nyata untuk membagikan ilmu serta pengalaman langsung kepada masyarakat.

Kegiatan ini diinisiasi oleh tim panitia bentukan Himatika ITS yang dipimpin oleh Widad Nabilah Salma Putri selaku ketua pelaksana. Ia dibantu oleh Shaffa Maritza Putri sebagai sekretaris, Ken Safira Iftitah El Rahma selaku Penanggung Jawab (PJ) 1, dan Hartyas Alfina Rahma selaku PJ 2. Anggota panitia lain yang turut menyukseskan acara ini adalah Maulidiya, Nabila Putri Yusnita, Lubabul Muta'abbidah, Aprilia Dwi Susanti, dan Risa Suryaning Ayu.

Guna memastikan materi tersampaikan dengan optimal, sebanyak sembilan mahasiswa bertindak langsung sebagai volunteer pengajar di lapangan. Mereka adalah Deviarani Savvy Firstianti, Annisa Nur Khoiriyah, Felisiensiana Septivia Ivanka, Diva Wahyu Armidianti, Syakirana Safia Maharani, Muhammad Fadhil Ananda, Nandine Risna Marchenda, Roderick Yoofi Marchello, dan Adisty Syeira Fatikha. Seluruh relawan berkomitmen penuh untuk menghadirkan suasana kelas yang interaktif dan bebas dari rasa bosan bagi anak-anak di Kampung Nelayan. (Bunda Tri)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages