Perkuat Solidaritas, Ketua Komunitas Pelajar Mengajar Surabaya Pimpin Pengenalan Pengurus Baru di TBM Avicenna Berkah
Surabaya — Komunitas Pelajar Mengajar Surabaya sukses menggelar rangkaian kegiatan pengenalan pengurus baru yang dipadukan dengan aktivitas edukatif dan rekreatif. Acara yang melibatkan puluhan sukarelawan muda ini berpusat di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Yayasan Avicenna Berkah, Surabaya, pada Sabtu (30/5/2026) malam.
Rangkaian agenda ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan roda organisasi. Aktivitas diawali sejak sore hari, di mana para sukarelawan melaksanakan uji coba kegiatan mengajar dan berinteraksi langsung bersama anak-anak di TBM tersebut. Program mengajar ini dirancang untuk mengasah kemampuan adaptasi para pengurus baru sebelum terjun penuh dalam aksi sosial pendidikan formal maupun nonformal.
Ketua Komunitas Pelajar Mengajar Surabaya, Dwi Ariani, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada pihak yayasan yang telah memfasilitasi tempat. Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf atas absennya pengurus pada agenda outbound yang sempat direncanakan pada pekan lalu akibat padatnya jadwal kerja dan kegiatan para anggota.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan izin tempat yang diberikan oleh pihak bunda di yayasan. Hari ini kami berencana memaksimalkan waktu untuk percobaan mengajar dan berkumpul penuh," ujar Dwi Ariani saat mengonfirmasi agenda kegiatan.
Memasuki malam hari, suasana keakraban semakin terasa saat acara beralih ke sesi pengenalan pengurus baru secara formal. Untuk mencairkan suasana dan membangun kerja sama tim (teamwork), panitia menyelenggarakan berbagai game kelompok yang diikuti secara antusias oleh seluruh peserta.
Acara malam ini ditutup dengan sesi berbagi (sharing session) yang dipimpin langsung oleh Dwi Ariani, dibarengi dengan kegiatan bakar-bakar sosis bersama. Melalui forum santai ini, ketua bersama jajaran pengurus baru dan lama dapat saling bertukar ide, menyelaraskan visi, serta menyusun strategi program mengajar ke depan demi memajukan literasi anak-anak marjinal di Kota Surabaya. (Bunda Tri)


No comments:
Post a Comment