Aksi Nyata Rawat Pesisir: Peserta Literasea Fest 2026 Bersihkan Sampah di Pantai Kenjeran - KIM BAHARI SUKOLILO BARU

Breaking

Post Top Ad

20/06/2026

Aksi Nyata Rawat Pesisir: Peserta Literasea Fest 2026 Bersihkan Sampah di Pantai Kenjeran

 Aksi Nyata Rawat Pesisir: Peserta Literasea Fest 2026 Bersihkan Sampah di Pantai Kenjeran

Aksi Bersih-bersih Pantai yang dilakukan oleh LITERASEA FEST 2026


Surabaya — Ratusan relawan dan masyarakat peduli lingkungan berkumpul di kawasan Pantai Kenjeran, Surabaya, untuk melakukan aksi bersih-bersih pantai (beach cleanup). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian festival pesisir Literasea Fest 2026 yang berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Aksi tersebut bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kebersihan ruang hidup masyarakat nelayan Sukolilo. Dengan membawa kantong sampah besar, para peserta menyisir garis pantai sejak pagi hari guna mengumpulkan berbagai jenis limbah yang mencemari lingkungan pesisir.


Fokus pada Sampah Plastik Sekali Pakai

Dalam aksi bersih-bersih ini, panitia memfokuskan pemilahan pada jenis sampah plastik sekali pakai dan limbah mikroplastik yang berbahaya bagi biota laut. Sampah-sampah yang terkumpul kemudian dipilah berdasarkan jenisnya agar dapat disalurkan ke tempat pengolahan sampah yang tepat.
Berikut adalah tiga dampak utama dari penumpukan limbah di area pesisir Kenjeran:
  • Mengurangi hasil tangkapan: Sampah plastik yang menyangkut di jaring merusak alat tangkap dan mengusir ikan dari area pesisir.
  • Mengancam kesehatan ekosistem: Plastik yang terurai menjadi mikroplastik berpotensi termakan oleh ikan dan meracuni rantai makanan.
  • Menurunkan daya tarik wisata: Tumpukan sampah di sepanjang pantai mengurangi keindahan kawasan wisata bahari Kenjeran.


Menumbuhkan Kesadaran Kolektif

Selain membersihkan fisik pantai, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi singkat mengenai pentingnya manajemen sampah rumah tangga bagi warga pesisir. Panitia Literasea Fest 2026 menegaskan bahwa menjaga laut bukan hanya tugas para nelayan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat Surabaya.
Melalui gerakan beach cleanup ini, para penyelenggara berharap kesadaran ekologis masyarakat urban semakin meningkat. Aksi ini sekaligus mengirimkan pesan kuat bahwa kawasan pesisir Kenjeran harus tetap dijaga kebersihan dan kelestariannya dari ancaman kerusakan lingkungan maupun proyek pembangunan yang tidak ramah alam. (Bunda Tri)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages