Berusia 109 Tahun, PCA Bulak Tegaskan Semangat 'Aisyiyah Justru Makin Bergelora dan Mendunia
Ibu Mulyana
Surabaya – Malam puncak resepsi Milad ke-109 'Aisyiyah yang digelar Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Bulak di halaman SD Muhammadiyah 9 Bahari Sukolilo berlangsung penuh khidmat. Dalam momentum bersejarah ini, PCA Bulak, Ibu Mulyana, menegaskan bahwa usia yang semakin tua tidak menjadi halangan bagi organisasi untuk terus bergerak maju membawa kemaslahatan bagi umat.
Mengawali sambutannya, Ibu Mulyana mengajak seluruh hadirin memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt. atas segala rahmat, nikmat, serta hidayah-Nya. Dirinya juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pimpinan dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan jalannya acara dari awal hingga malam puncak.
Secara khusus, Ibu Mulyana memberikan penghormatan kepada perwakilan Pimpinan Pusat (PP) 'Aisyiyah Majelis Kesejahteraan Sosial yang turut hadir. Tokoh tersebut tercatat telah setia mendampingi warga persyarikatan di Ranting Sukolilo sejak tahun 2014 melalui program Qaryah Thayyibah.
"Alhamdulillah, beliau sampai saat ini masih sangat aktif di PP 'Aisyiyah Majelis Kesejahteraan Sosial. Meskipun saat ini kondisi kesehatan beliau sedang terganggu, beliau selalu siap membantu kapan pun PCA Bulak membutuhkan bimbingan terkait keaisyiyahan," ungkap Ibu Mulyana disambut tepuk tangan haru para hadirin.
Dalam pidato intinya, ia membuat analogi mendalam mengenai perbedaan usia manusia dengan usia sebuah organisasi gerakan Islam.
"Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian, 'Aisyiyah kini sudah berumur 109 tahun. Kalau manusia, jasadnya tentu sudah lemah jika menua; penglihatan dan pendengaran pasti berkurang. Namun, bagi sebuah organisasi, semakin tua usianya harus semakin bergelora, semakin bersemangat, dan semakin aktif. Itulah yang dinamakan sebuah gerakan," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa semangat pergerakan ini berakar kuat pada semboyan yang dihidupi oleh seluruh organ persyarikatan. Mulai dari Pemuda Muhammadiyah dengan semboyan fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan), hingga Nasyiatul 'Aisyiyah yang berpegang teguh pada pilar kebajikan. Nilai-nilai inilah yang terus ditanamkan kepada para kader agar tidak pernah lelah berbuat baik.
Berkat konsistensi gerakan tersebut, Ibu Mulyana memaparkan bahwa dakwah Muhammadiyah dan 'Aisyiyah kini tidak lagi jago kandang, melainkan telah meluas hingga ke kancah internasional.
"Mari kita jadikan ini sebagai inspirasi. Sekarang Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) sudah didirikan di Australia. Kalau dulu Muhammadiyah hanya ada di Indonesia, saat ini strukturnya sudah berdiri di semua benua, dan aset tanah kepemilikannya ada di mana-mana. Meskipun usia 'Aisyiyah sudah 109 tahun, semangat kita harus tetap selalu bergelora," pungkasnya optimis.
Menutup sambutannya, Ibu Mulyana mewakili seluruh jajaran panitia pelaksana menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan dalam fasilitasi dan jamuan selama rangkaian milad berlangsung. (Bunda Tri)

No comments:
Post a Comment