Jaga Warisan Budaya Pesisir, IMM UNAIR Gelar Diskusi Dua Arah Bersama Nelayan Sukolilo Baru - KIM BAHARI SUKOLILO BARU

Breaking

Post Top Ad

05/06/2026

Jaga Warisan Budaya Pesisir, IMM UNAIR Gelar Diskusi Dua Arah Bersama Nelayan Sukolilo Baru

 

Jaga Warisan Budaya Pesisir, IMM UNAIR Gelar Diskusi Dua Arah Bersama Nelayan Sukolilo Baru
Bersama Pjok Literasi dan IMM UNAIR

Surabaya — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar diskusi dua arah bersama para nelayan tradisional di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Yayasan Avicenna Berkah, Kampung Nelayan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Surabaya, pada Jumat malam (5/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat pesisir sekaligus menjaga kelestarian adat lokal. Dalam acara tersebut, pengelola TBM Yayasan Avicenna Berkah, Tri Eko Sulistiowati atau yang biasa disapa Bunda Tri, membagikan kisah sejarah mengenai kampung nelayan setempat. Ia memaparkan berbagai budaya warisan leluhur yang masih bertahan dan terus dihidupkan oleh warga hingga saat ini.

Beberapa warisan budaya yang masih eksis di antaranya adalah Drum Corps Hizbul Wathan (DHW) yang kini telah memasuki generasi keempat, serta Drumband Putra NU (DPNU). Selain itu, masyarakat setempat secara turun-temurun masih menjaga tradisi peng-anggo-an menjelang takbiran Idulfitri dan perayaan kupat mini pada H+7 Lebaran. Kampung ini juga menyimpan situs religi bersejarah, yakni sebuah masjid peninggalan wali yang dibangun pada tahun 1000. Meski kini bangunan masjid telah direnovasi total, bagian cungkup di atas genteng asli masih berdiri kokoh, lengkap dengan peninggalan berupa Mushaf Al-Qur'an tulis tangan yang berusia lebih dari satu abad.

Diskusi interaktif ini dipimpin langsung oleh Maysha selaku Ketua Pelaksana dengan didampingi oleh dua pengurus IMM UNAIR, Qila dan Bilqis. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Tim Pojok Literasi yang berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat pesisir melalui pendekatan akademis serta advokasi sosial. Melalui sinergi ini, para mahasiswa berharap dapat membantu merawat eksistensi budaya sekaligus merumuskan solusi nyata atas tantangan hidup para nelayan tradisional di Surabaya. (*)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages