LITERASEA FEST 2026: Mahasiswa S2 Inggris Bedah Realitas Kampung Nelayan Sukolilo Lewat Buku
Rustan dengan buku karyanya
Surabaya - Festival pesisir LITERASEA FEST 2026 resmi dibuka pada Minggu sore (21/6/2026). Acara bertempat di Tanah Gacaran, Sukolilo Gang 5, Kampung Nelayan, Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya.
Perhelatan untuk memperingati Hari Laut Sedunia ini diselenggarakan oleh Pojok literasi dengan menyajikan sisi literasi yang mendalam menghadirkan seorang penulis muda berbakat, Rusdan.
Rusdan merupakan mahasiswa asal Surabaya yang kini tengah menempuh studi S2 di Inggris. Sore ini, ia hadir langsung di ruang pameran LITERASEA untuk mengenalkan buku karyanya berjudul Spatial Spiritual, Utara Kota, dan Abdenisia yang dijual dengan harga Rp55.000 per eksemplar.
Dalam sesi wawancara langsung, Rusdan mengungkapkan bahwa wilayah "Utara Kota" dalam bukunya merupakan cerminan dari Kampung Nelayan Sukolilo Baru. Ia memotret berbagai permasalahan nyata masyarakat pesisir di Utara Surabaya di tengah desakan modernisasi.
"Buku itu menggambarkan kegotongroyongan dan kekompakan masyarakat nelayan yang ada di Sukolilo di tengah hedonisme kota metropolitan Surabaya. Buku ini juga sudah saya bawa ke Inggris untuk diperkenalkan di sana," ujar Rusdan sore ini.
Karya fiksi spekulatif ini mendapat apresiasi positif dari pihak penyelenggara festival. Ummu Sayyidah selaku panitia LITERASEA FEST 2026 menyatakan bahwa karya Rusdan memiliki nilai literasi yang tinggi. "Buku itu sangat bagus untuk dijadikan bahan referensi," ungkap Ummu Sayyidah saat meninjau ruang pameran.
Kehadiran stan pameran buku Rusdan ini melengkapi kemeriahan agenda festival lainnya. Mulai dari pameran alat-alat nelayan tradisional, stan informasi bahari, hingga bazar kuliner olahan hasil laut khas warga setempat. Acara sore ini juga semakin semarak berkat penampilan musik bertenaga dari drumcorp Hizbul Wathon Surabaya yang memukau ratusan pengunjung di lokasi. (Bunda Tri)

No comments:
Post a Comment