Dukung SDGs 4, UPN Veteran Jatim Latih Pengelola TBM di Surabaya Manfaatkan AI untuk Susun Buku Anak - KIM BAHARI SUKOLILO BARU

Breaking

Post Top Ad

31/07/2026

Dukung SDGs 4, UPN Veteran Jatim Latih Pengelola TBM di Surabaya Manfaatkan AI untuk Susun Buku Anak

 Dukung SDGs 4, UPN Veteran Jatim Latih Pengelola TBM di Surabaya Manfaatkan AI untuk Susun Buku Anak

Pengelola TBM di Surabaya siap dilatih !


Surabaya – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur berkolaborasi dengan Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kota Surabaya menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk "UPN Mengabdi". Langkah nyata ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata.
Program yang mengusung judul besar "Model Kaderisasi Literasi Berbasis Kewirausahaan Taman Bacaan Mandiri Perkotaan: Implementasi Taman Bacaan Mandiri di Surabaya" ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Penguatan dilakukan melalui tiga pilar utama, yakni literasi, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan kewirausahaan berbasis komunitas.


Salah satu fokus utama dari rangkaian kegiatan ini adalah Pelatihan Pemanfaatan Generative Artificial Intelligence (Generative AI) untuk membuat ilustrasi buku literasi anak. Pelatihan yang digelar secara luring di kampus UPN "Veteran" Jawa Timur pada Jumat (31/7/2026) tersebut diikuti oleh 12 perwakilan TBM dari berbagai wilayah di Kota Surabaya.
Ketua Tim Pelaksana Program, Dr. Yennyka Leilasariyanti, S.Farm., M.Agr., Apt., menjelaskan bahwa penguatan budaya literasi pada era modern harus berjalan beriringan dengan kemampuan adaptasi teknologi. Kehadiran kecerdasan buatan dinilai dapat menjadi alat bantu yang efektif bagi para pegiat literasi untuk menghasilkan karya secara lebih kreatif, cepat, dan efisien tanpa mereduksi nilai edukatifnya.
"Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan pengalaman baru kepada para pengelola TBM agar mampu memanfaatkan teknologi AI sebagai media pendukung dalam menghasilkan buku literasi anak yang menarik, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Dr. Yennyka.


Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga dibekali keterampilan teknis berupa prompt engineering. Keterampilan ini mengajarkan peserta cara menyusun instruksi teks yang tepat dan spesifik agar sistem AI dapat menghasilkan ilustrasi serta konten visual yang sesuai dengan tema, karakter, maupun pesan moral yang ingin disampaikan dalam buku anak.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi praktik langsung dimulai. Para pengelola TBM mencoba merumuskan visualisasi cerita menggunakan AI dan mendiskusikan hasil karya mereka. Seluruh karya ilustrasi digital yang dihasilkan dalam pelatihan ini nantinya akan dikurasi dan disatukan menjadi sebuah buku kolaborasi antar-TBM di Surabaya.
Dr. Yennyka menegaskan kembali bahwa pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat mempercepat proses berkarya sekaligus membuka peluang lahirnya berbagai inovasi literasi berbasis komunitas. Menurutnya, AI hadir bukan untuk menggeser peran kreativitas manusia.
"Artificial Intelligence bukan untuk menggantikan kreativitas manusia, melainkan menjadi alat yang membantu mempercepat proses penciptaan karya. Yang terpenting adalah bagaimana pengguna mampu memberikan arahan yang tepat sehingga hasil yang diperoleh tetap orisinal, berkualitas, dan memiliki nilai literasi," tambahnya. [1]
Melalui program "UPN Mengabdi", UPN "Veteran" Jawa Timur berharap para pengelola TBM di Surabaya dapat tumbuh menjadi kader literasi yang mandiri, adaptif, dan berkelanjutan. Sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas ini diproyeksikan mampu melahirkan produk literasi lokal yang bernilai ekonomi melalui skema kewirausahaan berbasis literasi, sekaligus memperkuat peran TBM sebagai pusat pembelajaran masyarakat perkotaan yang inovatif. (*)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages