Validasi Data SIBASAM, Mahasiswa Magang DLH Surabaya Lakukan Kunjungan Lapangan ke Bank Sampah Avicenna Berkah
Selfi didepan Bank sampah Avicenna Berkah
Surabaya – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya terus menggenjot akurasi data pengelolaan limbah domestik melalui proses pendaftaran akun Sistem Informasi Bank Sampah (SIBASAM). Sebagai bagian dari program tersebut, sejumlah mahasiswa magang yang diutus oleh DLH Kota Surabaya melaksanakan kunjungan lapangan langsung ke Bank Sampah RW 02 Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, pada Kamis (20/8/2026) sore.
Agenda observasi lapangan dan pengambilan data ini awalnya dijadwalkan pada siang hari, setelah pihak kelurahan melakukan koordinasi awal. Namun, guna menyesuaikan dengan waktu luang pengurus, pertemuan disepakati bergeser ke pukul 15.00 WIB selepas jam kerja. Perubahan jadwal ini dikonfirmasi langsung oleh Nisa, perwakilan mahasiswa magang DLH, bersama Ketua Bank Sampah RW 02 Sukolilo Baru, Tri Eko Sulistiowati.
Validasi data bank sampah Avicenna Berkah
Dalam kunjungan tersebut Khoirun Nisa' ditemani Siti Azizah Mia Utomo dan Shinta Nur Hidayati S1 Pendidikan Geografi UNESA , pihak mahasiswa magang melakukan verifikasi faktual terhadap profil bank sampah lokal bernama Avicenna Berkah. Berdasarkan data pendaftaran SIBASAM yang diverifikasi, bank sampah yang berlokasi di Jalan Sukolilo 4 Nomor 54, RT 03 RW 02 ini tercatat resmi berdiri sejak tanggal 22 Juli 2026. Legalitas operasionalnya pun dinyatakan kuat karena telah memiliki Surat Keputusan (SK) resmi.
Hingga saat ini, Bank Sampah Avicenna Berkah mengemban wilayah kerja berskala RW 02 dan telah memiliki komitmen dari 50 nasabah aktif di lingkungannya. Data-data tersebut, bersama dokumen pindaian (scan) SK pendirian, langsung dihimpun oleh tim DLH untuk diintegrasikan ke dalam sistem digital SIBASAM guna mempermudah pemantauan volume sampah di Surabaya.
Melalui integrasi data ke sistem SIBASAM ini, diharapkan manajemen pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat di wilayah Sukolilo Baru dapat berjalan lebih terukur. Selain itu, pencatatan digital ini diharapkan mampu mengoptimalkan insentif ekonomi sirkular bagi seluruh nasabah terdaftar di masa mendatang. (*)


No comments:
Post a Comment