Jaga Ketertiban Ibadah di Makkah, Jemaah Umrah Lantabur El Irsyad Disiplin Terapkan Aturan Atribut Resmi
Makkah – Pascatunainya rangkaian ibadah umrah utama, aktivitas puluhan jemaah "Umrah Maulidurrosul 1448 H" dari travel Lantabur El Irsyad kini berfokus pada pemaksimalan ibadah wajib dan sunah harian di Masjidil Haram. Memasuki hari kedua di Kota Suci Makkah al-Mukarramah pada Kamis (3/9/2026), pihak travel semakin memperketat aspek kedisiplinan dan pengamanan jemaah selama beraktivitas di luar hotel.
Pengondisian jemaah diawali sejak siang hari di area maktab. Tim pendamping memastikan pemenuhan hak logistik seluruh jemaah berjalan lancar di ruang makan lantai R2 Restoran Mat'am Al Waha, termasuk menyelesaikan koordinasi penjemputan anggota rombongan seperti Bapak Ahmadi yang sempat terpisah saat jam makan siang.
Kejar Saf Terdepan Menjelang Salat Berjamaah
Guna mengantisipasi padatnya arus keluar-masuk umat muslim dari berbagai belahan dunia di Masjidil Haram, pembimbing ibadah menerapkan strategi keberangkatan lebih awal dari hotel. Ustadz Sholeh selaku pembimbing menginstruksikan jemaah untuk sudah berkumpul dan merapat di area lobi utama Hotel Jada Ajyad sejak pukul 11.30 waktu setempat.
Langkah gerak cepat ini sangat efektif untuk menyiasati antrean panjang lift hotel yang kerap padat menjelang waktu salat. Kerja sama yang solid ditunjukkan oleh para jemaah; meskipun sebagian harus bersabar mengantre di depan lift, beberapa jemaah lainnya melaporkan telah berhasil tiba lebih awal di dalam kompleks Masjidil Haram guna mengamankan saf salat terbaik.
Kewajiban Penggunaan Atribut Identitas Jemaah
Menjelang pelaksanaan ibadah salat berikutnya di sore hari, pihak Lantabur El Irsyad mengeluarkan instruksi tegas mengenai pengamanan diri jemaah. Mengingat luasnya kompleks Masjidil Haram dan tingginya risiko jemaah lansia yang terpisah dari rombongan, Ustadz Sholeh mewajibkan seluruh jemaah untuk selalu mengenakan kartu identitas resmi (ID card) travel ke mana pun mereka pergi tanpa terkecuali.
"Tolong semua jemaah, ID card saat ke mana saja dipakai dan jangan pernah dilepas. Insyaallah dengan kedisiplinan ini perjalanan kita selalu dimudahkan dan dilindungi oleh Allah SWT," imbau Ustadz Sholeh yang langsung disambut dengan kepatuhan penuh oleh seluruh anggota rombongan.
Aturan ketat penggunaan atribut ini dinilai sangat membantu tim mutawif lapangan dalam memantau pergerakan visual puluhan jemaah asal Surabaya tersebut. Melalui koordinasi yang terstruktur dan kedisiplinan tingkat tinggi ini, seluruh jemaah Lantabur El Irsyad dapat menjalani ibadah iktikaf, tawaf sunah, hingga salat berjamaah di depan Ka'bah dengan rasa aman, tenang, dan khusyuk. (Bunda Tri)
No comments:
Post a Comment