Berawal dari Pesan Singkat, Relima Perpusnas Temukan Rekam Jejak Luar Biasa di TBM Avicenna Surabaya - KIM BAHARI SUKOLILO BARU

Breaking

Post Top Ad

15/10/2026

Berawal dari Pesan Singkat, Relima Perpusnas Temukan Rekam Jejak Luar Biasa di TBM Avicenna Surabaya

Berawal dari Pesan Singkat, Relima Perpusnas Temukan Rekam Jejak Luar Biasa di TBM Avicenna Surabaya

Buku Karya TBM Yayasan Avicenna Berkah Buah Tangan Untuk Relima

Surabaya – Sebuah pesan singkat di aplikasi WhatsApp menjadi pembuka jalan bagi pertemuan penuh makna yang mendorong semangat literasi di Kota Pahlawan. Munasyaroh Fadhillah, Relawan Literasi Masyarakat (Relima) dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI wilayah Surabaya, akhirnya berhasil melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus inventarisasi ke Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Avicenna.
Pertemuan perdana ini bermula dari sebuah pesan sederhana yang dikirimkan oleh Munasyaroh: "Apakah Bunda Tri besok siang ada di rumah/TBM?" Pertanyaan tersebut langsung direspons hangat oleh Tri Eko Sulistiowati selaku pengelola TBM Avicenna.
Bagi Munasyaroh, perjalanan menuju TBM Avicenna memerlukan perjuangan tersendiri. Ia harus menempuh perjalanan menggunakan angkutan umum dari kediamannya di Kabupaten Lamongan menuju Kota Surabaya. Sejak satu tahun lalu, Munasyaroh sebenarnya sudah berulang kali menghubungi Tri Eko Sulistiowati. Bahkan, ia pula yang memasukkan nomor kontak pengelola TBM Avicenna tersebut ke dalam grup WhatsApp Forum TBM Jawa Timur. Namun, agenda pertemuan mereka selalu tertunda karena padatnya kesibukan Tri Eko.
Diskusi seru

"Alhamdulillah, setelah setahun dinanti, hari ini kami dipertemukan. Meskipun sempat terkendala waktu karena kesibukan masing-masing, pertemuan perdana ini justru membawa makna dan temuan yang sangat luar biasa," ungkap Munasyaroh dengan rapi dan antusias.
TBM Avicenna pertama kali diresmikan pada 13 Juli 2025 oleh Camat Bulak Kota Surabaya, Hudaya, S.STP. Sejak momen peresmian tersebut hingga saat ini, grafik perkembangan TBM ini menunjukkan angka yang mengesankan. Melalui bukti autentik pada buku tamu, rekam jejak kegiatan, keterlibatan aktif para pemangku kepentingan (stakeholder), serta pengelolaan media sosial yang konsisten, TBM Avicenna tercatat telah menampung lebih dari 365 kali kunjungan dengan total keterlibatan lebih dari 1.000 orang pengunjung.
Dalam suasana kunjungan yang hangat tersebut, sebuah dialog positif terjalin erat antara sang relawan literasi dan pihak pengelola:
"Kami sangat mengagumi konsistensi TBM Avicenna. Angka seribu pengunjung itu bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata adanya denyut nadi literasi yang hidup di tengah masyarakat," puji Munasyaroh di sela-sela kegiatannya memeriksa buku tamu.
Tri Eko Sulistiowati menyambut pujian tersebut dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati. "Semua pencapaian ini berkat gotong royong warga, dukungan penuh pihak kecamatan, dan komitmen para relawan yang tanpa pamong terus mendampingi anak-anak membaca. Kunjungan dari Relima Perpusnas hari ini menjadi suntikan energi baru bagi kami," tutur Tri Eko.
Melalui kunjungan inventarisasi ini, terselip harapan besar bagi masa depan gerakan membaca di wilayah tersebut. TBM Avicenna diharapkan tidak sekadar menjadi tempat singgah untuk membaca buku, melainkan mampu menjelma sebagai pusat peradaban dan kreativitas yang melahirkan generasi emas yang kritis, cerdas, dan berkarakter kuat. Sinergi yang kuat antara Relima Perpusnas, pengelola lokal, masyarakat, dan jajaran pemerintah diharapkan terus terjaga demi mewujudkan Indonesia yang lebih literat. (*)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages