Revitalisasi Pengamanan Pesisir, Ditpolairud Polda Jatim Gelar Produksi Film Satkamling di Kampung Nelayan Sukolilo - KIM BAHARI SUKOLILO BARU

Breaking

Post Top Ad

07/05/2026

Revitalisasi Pengamanan Pesisir, Ditpolairud Polda Jatim Gelar Produksi Film Satkamling di Kampung Nelayan Sukolilo

 Revitalisasi Pengamanan Pesisir, Ditpolairud Polda Jatim Gelar Produksi Film Satkamling di Kampung Nelayan Sukolilo

Suasana shoting film pendek "Satkamling" di Kampung Nelayan Sukolilo Baru 


Surabaya – Guna memperkuat sistem pengamanan swakarsa di wilayah pesisir, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur menggelar kegiatan produksi film pendek bertemakan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling). Kamis 7 Mei 2026


Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Nelayan Sukolilo Baru, Surabaya, dengan melibatkan sinergi erat bersama paguyuban nelayan setempat.Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Patroli Airud, AKBP Rochmad Slamet, S.Sos., serta Kasi Binmas Air dan Potdirga, Kompol Dicki Rahardian Effendi, S.E. 

Suasana shoting sangat mencekam karena ada baku hantam antara polisi RW dengan warga yang sedang pesta miras 


Sebanyak 12 personel tim Ditpolairud Polda Jatim diterjunkan untuk memastikan proses pengambilan gambar sekaligus edukasi lapangan berjalan lancar.


Produksi film pendek ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan Lomba Satkamling tingkat daerah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara 2026. 


Fokus utama kegiatan ini adalah merevitalisasi fungsi Satkamling sebagai garda terdepan dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) secara mandiri, khususnya di lingkungan perairan.


"Melalui visualisasi ini, kami ingin menunjukkan betapa pentingnya peran aktif masyarakat nelayan dalam menjaga lingkungannya. Sinergi antara warga dan Kepolisian adalah kunci terciptanya keamanan pesisir yang kondusif," ujar perwakilan tim Ditpolairud di sela-sela kegiatan.


Beberapa aspek yang menjadi sorotan dalam edukasi dan penilaian Satkamling ini meliputi kelengkapan sarana prasarana pos ronda, sistem penjagaan yang terjadwal, serta prosedur penanganan gangguan keamanan awal. 


Selain itu, aspek keterlibatan masyarakat dan sinergitas antara warga dengan pembina dari Polairud menjadi poin penilaian krusial.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat nelayan Sukolilo Baru tidak hanya siap secara teknis untuk perlombaan, tetapi juga memiliki kesadaran jangka panjang dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah pesisir dan maritim Jawa Timur. (Bunda Tri)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages