Wujudkan 'Kampung Bola Udang', Mahasiswa PPNS Rancang Mesin Penggiling dan Pencetak Otomatis di Sukolilo Baru
Surabaya – Guna mengoptimalkan potensi bahari di kawasan pesisir, sejumlah mahasiswa Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) menginisiasi diskusi program pengabdian masyarakat untuk mewujudkan impian gagasan "Kampung Bola Udang". Diskusi dan survei awal ini dilaksanakan di Taman Baca Masyarakat (TBM) Yayasan Avicenna Berkah, Kampung Nelayan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, pada Jumat (15/5/2026).
Gagasan ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya komoditas udang di Kampung Nelayan Sukolilo Baru yang selalu tersedia setiap saat. Selama ini, udang tangkapan warga dinilai memiliki nilai ekonomis yang jauh lebih tinggi jika diolah secara kreatif menjadi produk turunan berupa bola udang siap masak. Selain praktis layaknya olahan daging sapi atau ayam, bola udang ini memiliki nilai plus karena mengandung kadar protein yang sangat tinggi.
Untuk mempercepat hilirisasi produk tersebut, tim mahasiswa PPNS berencana merancang dan membuatkan mesin penggiling sekaligus pencetak bola udang otomatis. Kehadiran teknologi tepat guna ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi waktu, menjaga higienitas, serta mendongkrak kapasitas produksi warga lokal secara signifikan.
Melalui inovasi teknologi ini, bola udang sebagai bahan utama diproyeksikan dapat dikembangkan menjadi 100 variasi menu masakan nusantara dan modern. Beberapa di antaranya meliputi sup udang, rendang, bistik, semur, kare, hingga soto yang dapat disesuaikan dengan selera pasar dan kebutuhan konsumsi harian masyarakat.
Langkah awal realisasi program ini dimulai melalui kunjungan lapangan dan wawancara langsung dengan warga sekitar untuk memetakan kesiapan produksi. Tim mahasiswa PPNS yang terjun langsung dalam perancangan program ini terdiri atas Bimo Rizky Prakoso, Miftach Abdulah, Ravi Qisqil Putra Ardiansyah, Miftakhul Ulum Nur Muhammad, dan Purnama Indira Ghani.
Rangkaian agenda pengabdian masyarakat ini ditargetkan matang dan siap dieksekusi secara penuh pada akhir bulan Mei atau Juni 2026 mendatang. Melalui kolaborasi erat dengan pihak TBM Yayasan Avicenna Berkah yang diwakili oleh Ibu Tri Eko Sulistiowati, para mahasiswa berkomitmen penuh untuk mengawal ide ini hingga benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi warga setempat. (Bunda Tri)

No comments:
Post a Comment