Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Kepala SDN Bulak Rukem I Surabaya Lepas Pawai Muharram dengan Pesan Muhasabah - KIM BAHARI SUKOLILO BARU

Breaking

Post Top Ad

15/06/2026

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Kepala SDN Bulak Rukem I Surabaya Lepas Pawai Muharram dengan Pesan Muhasabah

 Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Kepala SDN Bulak Rukem I Surabaya Lepas Pawai Muharram dengan Pesan Muhasabah

Pawai Muharram 1448 H siap berangkat 


Surabaya – Kemeriahan menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah menyelimuti lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bulak Rukem I Surabaya. Kepala SDN Bulak Rukem I Surabaya, Abdul Muis, secara resmi memberangkatkan ratusan siswa untuk melaksanakan kegiatan pawai Muharram.

Acara yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah ini diawali dengan penyampaian sejarah singkat mengenai penetapan kalender tahun Hijriyah. Dalam sambutannya, Abdul Muis menekankan pentingnya momen pergantian tahun sebagai ajang refleksi diri atau muhasabah bagi seluruh warga sekolah, terutama para siswa.
Keseruan pawai Muharram 1448 H

"Maka saatnya lagi tahun baru ini, di awal bulan Muharram, kita bermuhasabah. Kita menghisab dan menghitung, anak-anakku semua, apa yang telah kita lakukan selama ini," ujar Abdul Muis di hadapan para peserta pawai.

Lebih lanjut, beliau mengutip hadis Rasulullah SAW mengenai tiga golongan manusia dalam menghadapi pergantian waktu. Golongan pertama adalah orang yang beruntung (rabiun), yaitu mereka yang hari ini atau tahun ini lebih baik daripada hari kemarin. Dalam konteks ini, tahun 1448 Hijriyah harus lebih baik daripada tahun 1447 Hijriyah.

Bapak Abdul Muis Kepala SDN Bulak Rukem I Surabaya Memberikan pesan sebelum kafilah berangkat pawai 

Golongan kedua adalah orang yang merugi, yaitu mereka yang kualitas diri dan amalnya di tahun baru ini sama saja dengan tahun lalu. Sementara golongan ketiga adalah orang yang celaka, yaitu mereka yang tahun depannya justru lebih buruk daripada tahun kemarin.

"Karena itu anak-anakku semua, kita ingin menjadi golongan orang-orang yang rabiun, golongan-golongan yang beruntung di tahun 1448 Hijriyah ini. Sekali lagi, itu hal penting yang harus kita pedomani," tegasnya.

Menutup arahannya sebelum mengibarkan bendera start, Abdul Muis memberikan instruksi khusus terkait ketertiban di jalan raya. Beliau meminta para siswa untuk menghormati pengguna jalan lain, menjaga kerapian, serta tidak keluar dari barisan demi keselamatan bersama. 

Hal ini sangat penting mengingat para siswa berjalan beriringan sambil membawa berbagai atribut syiar Islam seperti banner dan poster kreatif.

Pawai berjalan dengan aman, tertib, dan penuh sukacita, menjadi syiar positif menyambut tahun baru Islam di wilayah Bulak, Surabaya. (Bunda Tri)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages