Warga Kampung Nelayan Sukolilo Suarakan Penolakan Reklamasi Lewat Literasea Fest 2026
Suasana Talkshow LITERASEA FEST 2026
Surabaya — Puncak acara festival pesisir Literasea Fest 2026 berlangsung meriah di Kampung Nelayan Gang 5, Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Surabaya. Kegiatan yang digelar oleh komunitas Pojok Literasi Pesisir Surabaya ini ditutup pada Minggu malam (21/6/2026).
Acara malam terakhir ini menghadirkan diskusi penting atau talkshow mengenai isu hangat di kawasan pesisir. Warga bersama para ahli mengupas tuntas dampak proyek reklamasi laut terhadap kehidupan mereka.
Ibu-ibu nelayan tampil menghibur peserta LITERASEA FEST 2026
Setelah berdiskusi serius, suasana berubah menjadi santai dan penuh tawa. Ibu-ibu nelayan setempat langsung unjuk gigi di atas panggung lewat hiburan karaoke bersama.
Tolak Reklamasi Lewat Karya
Festival yang berjalan selama dua hari sejak Sabtu (20/6/2026) ini mengusung misi besar. Warga kampung nelayan ingin menyuarakan keresahan mereka tentang masa depan ruang hidup dan lingkungan laut.
Selain diskusi, festival ini juga menampilkan banyak kegiatan menarik lainnya:
- Mural Suara Pesisir: Lukisan protes dan harapan warga di atas empat perahu nelayan.
- Zona Eksplorasi: Pameran Kamus Bahasa Sukolilo dan lorong informasi "Nelayan Melawan".
- Bazar UMKM: Stan khusus yang menjual kerupuk dan produk olahan laut khas Sukolilo.
- Aksi Bersih Pantai: Kegiatan gotong royong membersihkan sampah di sepanjang bibir laut.
Ketua panitia festival, Izza Mukmin, menyatakan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan sukses berkat kerja keras pemuda dan dukungan penuh warga lokal. Acara pun diakhiri dengan doa bersama sebagai simbol rasa syukur serta perjuangan menjaga kedaulatan laut mereka. (Bunda Tri)


No comments:
Post a Comment