Dekatkan Diri ke Ka'bah dan Kunjungi Museum Wahyu, Jemaah Umrah Lantabur El Irsyad Alami Momen Spiritual yang Magis - KIM BAHARI SUKOLILO BARU

Breaking

Post Top Ad

06/09/2026

Dekatkan Diri ke Ka'bah dan Kunjungi Museum Wahyu, Jemaah Umrah Lantabur El Irsyad Alami Momen Spiritual yang Magis

Dekatkan Diri ke Ka'bah dan Kunjungi Museum Wahyu, Jemaah Umrah Lantabur El Irsyad Alami Momen Spiritual yang Magis


Makkah – Rangkaian perjalanan spiritual jemaah "Umrah Maulidurrosul 1448 H" dari travel Lantabur El Irsyad di Kota Makkah kian mendalam dan menyentuh hati. Pada Minggu (6/9/2026), puluhan jemaah mendapatkan kesempatan istimewa untuk mendekat ke pelataran utama Ka'bah guna memanjatkan doa kedekatan (iltizam) di Baitullah, dilanjutkan dengan wisata edukasi sejarah Islam ke Museum Wahyu.
Agenda sakral tersebut dimulai sejak pagi hari pukul 08.30 Waktu Arab Saudi (WSA). Di bawah bimbingan langsung Ustadz Sholeh, jemaah putra bersiap mengenakan kain ihram putih bersih, sementara jemaah putri mengenakan busana muslimah bebas yang sopan. Seluruh jemaah diwajibkan membawa kartu identitas travel demi kelancaran akses sterilisasi di pelataran tawaf (mataf).
Momen ketika jemaah berdiri sangat dekat dengan dinding Ka'bah berlangsung penuh haru dan tetesan air mata kebahagiaan. Jemaah memanfaatkan waktu luang tersebut untuk menumpahkan segala hajat dan doa bagi sanak keluarga di tanah air.

Siasat Hemat Kunjungi Museum Wahyu dan Replika Gua Hira

Selesai menuntaskan kerinduan di depan Ka'bah, aktivitas jemaah berlanjut pada sore hari dengan agenda city tour edukatif ke Museum Wahyu yang terletak di kawasan Hira Cultural District. Agenda ini diinisiasi oleh Ustadz Ahmad untuk memberikan visualisasi nyata mengenai sirah kenabian.
"Mumpung di Makkah, kami ajak jemaah melihat replika Gua Hira yang dibuat sangat mirip dengan kondisi aslinya, serta sejarah turunnya wahyu dari Nabi Adam AS hingga Rasulullah SAW yang divisualisasikan melalui videotron tiga dimensi (3D) layar besar. MasyaAllah, luar biasa sekali ilmunya," papar Ustadz Ahmad.
Untuk keberangkatan pukul 16.45 WSA, manajemen travel sempat merencanakan penyewaan bus coaster dengan iuran 50 Riyal per orang (30 Riyal untuk akomodasi bus dan 20 Riyal tiket masuk museum). Namun, demi meminimalisir beban biaya jemaah, tim pendamping bergerak taktis mengubah strategi transportasi secara mendadak.
Rombongan dialihkan menaiki taksi lokal yang langsung bersiap di depan pintu Hotel Jada Ajyad. Hal ini membuat pengeluaran menjadi jauh lebih hemat tanpa mengurangi esensi kenyamanan perjalanan 12 jemaah yang terdaftar, di antaranya Bapak Virmanshah, Ibu Dewi Zulaihah, Abah Sholeh, Bapak M. Za'im Muhyiddin, Razani Alifia, Lilik Linda, Ibu Muryani, Bapak Moh. As'ad, Ibu Siti Cholifah, Bapak Shofwanul Kirom, dan Ibu Mujiyati.

Tip Domestik dan Keakraban Jemaah di Hotel

Di samping padatnya agenda ibadah, manajemen pemondokan juga diwarnai dengan kehangatan interaksi domestik antarjemaah di dalam hotel. Menanggapi kebutuhan jemaah kamar 518 yang ingin mencuci pakaian (laundry), tim pendamping dan Ibu Muhayyanah memberikan solusi alternatif yang praktis.
Jemaah diinformasikan dapat memanfaatkan layanan pencucian melalui staf kebersihan di area restoran lantai R2, atau memanfaatkan fasilitas jemuran kain yang luas di area atap (rooftop) lantai 14 hotel.
"Tadi saya juga habis cuci-cuci banyak dan menjemurnya di lantai 14, areanya sangat luas dan pakaian cepat kering karena terik matahari," cerita Ibu Muhayyanah berbagi tips rumah tangga kepada jemaah putri.
Kombinasi antara pelayanan yang solutif, efisiensi biaya, serta pemenuhan target ibadah yang maksimal ini membuat jemaah Lantabur El Irsyad menjalani hari-hari di Kota Suci Makkah dengan hati yang gembira, kompak, dan penuh kedamaian. (Bunda Tri)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages