Raih Keutamaan Jumat Berkah di Makkah, Jemaah Lantabur El Irsyad Salurkan Sedekah dan Agendakan Umrah Mandiri
Makkah – Suasana penuh kekhusyukan dan keberkahan menyelimuti aktivitas jemaah "Umrah Maulidurrosul 1448 H" dari travel Lantabur El Irsyad pada Jumat (4/9/2026). Selain memfokuskan diri pada ibadah wajib di Masjidil Haram, puluhan jemaah asal Surabaya ini memanfaatkan momentum hari Jumat di Kota Suci dengan melakukan aksi sosial serta mematangkan rencana ibadah umrah mandiri kedua.
Rangkaian kegiatan pada hari Jumat berkah tersebut diawali dengan kedisiplinan jemaah dalam mengejar saf salat Jumat berjamaah. Pihak travel telah mengimbau rombongan untuk berangkat menuju Masjidil Haram sejak pagi hari guna menghindari kepadatan massal. Langkah antisipasi ini terbukti efektif bagi jemaah putri yang dikoordinasikan oleh Ibu Muhayyanah, sehingga jemaah tidak terlantar di area luar masjid yang terik dan menyengat.
Penyaluran Sedekah Jumat di Pelataran Masjidil Haram
Salah satu momen paling menyentuh pada hari itu adalah penyaluran donasi sosial. Pihak manajemen Lantabur El Irsyad mengoordinasikan amanah sedekah Jumat yang dikumpulkan secara swadaya dari para jemaah untuk dibagikan langsung kepada umat muslim yang membutuhkan di sekitar area luar kompleks Masjidil Haram.
"Alhamdulillah, sedekah Jumat dari para jemaah telah selesai kita bagikan di area Masjidil Haram. Semoga Allah SWT menerima niat baik kita semua dan membalasnya dengan sebaik-baik balasan. Bagi jemaah yang meniatkan sedekah ini untuk keluarga yang telah wafat, semoga pahalanya mengalir sampai kepada almarhum dan almarhumah. Amin Ya Allah," lapor perwakilan pendamping travel pada Jumat malam.
Pematangan Rencana Umrah Mandiri ke Masjid Tan'im
Usai menunaikan rangkaian ibadah Jumat, antusiasme spiritual jemaah kembali dipacu dengan pembukaan pendaftaran agenda umrah mandiri pertama. Rencana ibadah tambahan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) pagi dengan titik fokus mengambil miqat resmi (niat umrah) dari Masjid Aisyah di kawasan Tan'im.
Hingga Jumat malam, data manifes transportasi mencatat sebanyak 33 kursi jemaah (pax) telah terisi penuh. Manajemen travel berhasil menghimpun komitmen kepesertaan dari sejumlah nama, di antaranya Ibu Muryani yang memesan 4 slot, Ibu Umi Ulfa dan Ibu Linda masing-masing 3 slot, disusul oleh Ibu Mujiadi, Ibu Razani, serta Ibu Badi'ah masing-masing 2 slot. Jemaah lain seperti Ibu Sutri, Ibu Titik, Ibu Nursholihah, Ibu Tayem, Ibu Siti Cholifah, Ibu Nurhidayati, Ibu Sufiah, Bapak Mulyono, Ibu Rodiatul, Bapak Muhayir, Ibu Siti Aisyah, Bapak Abdul Malik, Ainun Iika Pratiwi, Maulia Febrianti, serta Bapak Firman juga dipastikan siap memperbanyak pahala di tanah suci.
Pihak pembimbing ibadah menargetkan seluruh peserta umrah mandiri telah berkumpul di lobi Hotel Jada Ajyad pada pukul 07.00 waktu setempat selepas santap sarapan pagi. Dari aspek kesiapan ibadah, tim mutawif mengingatkan jemaah putra untuk langsung mengenakan kain ihram sejak dari kamar hotel tanpa menggunakan wewangian, sementara jemaah putri dipersilakan mengenakan busana muslimah bebas yang menutup aurat secara sempurna.
Jemaah juga diwajibkan membawa perangkat penerima audio (receiver) beserta baterai cadangannya guna mempermudah panduan talbiyah dan doa terpusat dari Ustadz Sholeh selama perjalanan darat menuju perbatasan tanah haram Tan'im, dengan estimasi biaya transportasi lokal berkisar antara 15 hingga 20 Riyal per jemaah. (Bunda Tri)
No comments:
Post a Comment