Abadikan Jejak Pengabdian AKSARA 2026, BEM UNAIR Bangun Monumen Rocket Stove di Bank Sampah Avicenna Berkah
Juri lapang kampung Pancasila mengamati rocket stove peninggalan Aksara UNAIR 2026
Surabaya — Rangkaian program pengabdian masyarakat Airlangga Dekat Masyarakat Surabaya (AKSARA 2026) menyisakan sebuah monumen fisik yang sarat manfaat bagi warga pesisir. Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM Universitas Airlangga (UNAIR) secara resmi menyerahkan tugu kenang-kenangan berupa instalasi Rocket Stove (tungku roket pembakar sampah ramah lingkungan) yang dibangun di area Bank Sampah Avicenna Berkah, lingkungan PKK RW 002 Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya. Keberadaan tugu ini langsung ditinjau oleh Tim Juri Verifikasi Lapangan Lomba Kampung Pancasila Kota Surabaya pada Senin sore, 28 September 2026.
Pembangunan instalasi berbahan beton dan bata ringan ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara mahasiswa dan pengelola TBM sejak Kamis, 24 September 2026. Tugu permanen kokoh setinggi lebih dari dua meter tersebut berdiri tegak di samping pagar bambu bank sampah. Di bagian depan dinding betonnya, fokus pandangan langsung tertuju pada plakat kertas putih berbingkai rapi yang menempel kuat, memuat prasasti peresmian serta petunjuk teknis sebagai tanda cinta laskar Airlangga untuk masyarakat Sukolilo Baru.
Fasilitas rocket stove ini memikul manfaat ekologis yang sangat besar bagi warga Kampung Nelayan. Alat ini dirancang untuk menyelesaikan persoalan tumpukan sampah domestik kering tanpa menimbulkan asap pekat yang mengganggu pernapasan warga pesisir. Melalui sistem ruang bakar terisolasi, tungku ini mampu menghasilkan suhu panas yang sangat tinggi dalam waktu singkat, sehingga limbah padat perkotaan dapat tereduksi menjadi abu secara cepat, efektif, dan minim polusi udara.
Cara menggunakan alat pelestari lingkungan ini tergolong sangat praktis bagi ibu-ibu PKK maupun petugas bank sampah. Pengguna cukup memasukkan sampah anorganik kering atau limbah domestik melalui pintu corong kompartemen bawah. Di bagian atasnya, disisipkan pipa vertikal pencipta efek cerobong roket (efek draf udara) yang berfungsi menyedot oksigen secara alami. Konsep rancangan ini memastikan api di ruang bakar bawah mendapat pasokan udara konstan, sehingga proses pembakaran senyawa karbon terjadi secara sempurna, menyisakan pembakaran bebas jelaga abu-abu berbahaya.
Kunjungan tim juri Kampung Pancasila pada sore hari itu menjadi pembuktian kelayakan alat ini di lapangan. Juri, didampingi jajaran pengurus RT/RW, KSH, PKK, dan staf Kelurahan Sukolilo Baru, mengamati langsung tugu tersebut saat api di dalamnya mulai dinyalakan.
"Inovasi rocket stove ini sangat baik untuk menekan volume sampah kering di pesisir secara higienis," ujar salah satu tim juri saat membaca plakat kertas petunjuk yang menempel di tungku tersebut.
Hadirnya tugu rocket stove di area Bank Sampah Avicenna Berkah ini menjadi warisan teknologi tepat guna yang berharga. Alat ini diharapkan terus dirawat dan dimanfaatkan oleh warga RW 002 demi mewujudkan lingkungan pesisir Sukolilo Baru yang bersih, mandiri, dan bebas sampah. (Bunda Tri)



No comments:
Post a Comment