Dukung Penguatan Komoditas Pesisir, Perwakilan RW 02 Sukolilo Baru Terima Paket Stimulan Sarpras Cabai dari DKPP Surabaya
Surabaya – Sebagai tindak lanjut dari peluncuran kompetisi Surabaya Urban Farming 2026 , Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya langsung mendistribusikan sarana prasarana (sarpras) stimulan bagi para peserta. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan penggerak pertanian dari RW 02 Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, resmi menerima paket bantuan budidaya di Graha Sawunggaling Lantai 6, Surabaya, pada Jumat (4/9/2026)
Penyerahan paket bantuan stimulan ini diterima langsung oleh Tri Eko Sulistiowati selaku perwakilan dari RW 02 Sukolilo Baru. Dalam prosesi serah terima faktual tersebut, pengurus kampung pesisir ini didampingi secara intensif oleh Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) DKPP untuk wilayah Kecamatan Bulak, Charozim Ali Mohammad, atau yang akrab disapa Mas Mundu.
Adapun paket suvenir stimulan yang diserahkan meliputi tanaman cabai muda yang sudah tumbuh di dalam pot media tanam khusus, benih/bibit cabai rawit unggulan varietas pengendali inflasi, serta paket obat cair pembasmi hama tanaman hortikultura. Paket ini dirancang terpadu untuk merangsang kesiapan awal tiap-tiap RW sebelum memulai penanaman massal di lingkungan masing-masing.
PPL Kecamatan Bulak, Charozim Ali Mohammad, menjelaskan bahwa pendampingan teknis akan terus diberikan pasca-penerimaan sarpras ini. Mengingat karakter RW 02 Sukolilo Baru berada di kawasan pesisir dengan hembusan angin laut yang kencang, perlakuan terhadap kelembapan media tanam serta teknik pemipilan cabang daun harus dipantau ketat agar tanaman cabai tidak mudah stres dan terserang penyakit endemik.
Melalui penerimaan paket stimulan cabai dan obat pembasmi hama ini, Kampung Nelayan RW 02 Sukolilo Baru ditargetkan siap berakselerasi dalam penataan lahan urban farming. Sinergi ini diharapkan mampu mengonversi pekarangan terbatas di sekitar rumah warga pesisir menjadi kluster sayur mandiri yang produktif guna memperkuat ketahanan pangan keluarga. (Bunda Tri)

No comments:
Post a Comment