Ubah Limbah Jadi Rupiah, Emak-Emak Kampung Nelayan Sukolilo Baru Intensifkan Pemilahan di Bank Sampah Avicenna Berkah - KIM BAHARI SUKOLILO BARU

Breaking

Post Top Ad

04/09/2026

Ubah Limbah Jadi Rupiah, Emak-Emak Kampung Nelayan Sukolilo Baru Intensifkan Pemilahan di Bank Sampah Avicenna Berkah

Ubah Limbah Jadi Rupiah, Emak-Emak Kampung Nelayan Sukolilo Baru Intensifkan Pemilahan di Bank Sampah Avicenna Berkah
Ibu Nasiha, Ibu Yuliani dan Ibu Ginten bahu membahu memilah sampah 

Surabaya – Mengubah pola pikir masyarakat pesisir terhadap pentingnya kebersihan lingkungan sekaligus penguatan ekonomi mandiri terus digalakkan di utara Kota Pahlawan. Bertempat di pusat penampungan setempat, sejumlah warga yang didominasi oleh kelompok ibu-ibu melakukan aksi pemilahan limbah kering massal di Bank Sampah Avicenna Berkah, Kampung Nelayan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, pada Jumat (4/9/2026).
Aktivitas pemilahan sampah yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut difokuskan pada pembersihan dan pengelompokan sampah anorganik. Langkah ini diambil guna menaikkan nilai jual komoditas limbah kering sebelum disetorkan ke pengepul besar atau diolah menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomis.


Berdasarkan dokumentasi visual di lokasi, ribuan botol plastik bekas dari berbagai merek minuman kemasan berhasil dikumpulkan dari lingkungan sekitar perumahan nelayan. Menggunakan peralatan sederhana seperti pisau dapur, emak-emak pengurus dan nasabah aktif Bank Sampah Avicenna Berkah tampak dengan cekatan memotong cincin segel plastik, melepas label merek, serta memisahkan tutup botol berdasarkan warnanya ke dalam wadah kontainer kecil yang sudah disiapkan.
Pendiri sekaligus Ketua Bank Sampah Avicenna Berkah, Tri Eko Sulistiowati (Bunda Tri), yang ikut turun langsung memilah sampah bersama warga, menjelaskan bahwa perlakuan khusus terhadap botol plastik ini sangat penting. Memisahkan badan botol benih bersih (PET) dari label dan tutupnya (HDPE) dapat menaikkan nilai jual komoditas sampah hingga dua kali lipat dibanding menjualnya secara utuh dan kotor.
Selain mengularnya gunungan botol plastik siap pilah, di sudut area Bank Sampah Avicenna Berkah juga terlihat tumpukan kardus bekas dan karton tebal yang telah diikat rapi. Seluruh aktivitas ini menjadi bukti nyata tumbuhnya kesadaran ekonomi sirkular di tengah masyarakat pesisir Sukolilo Baru, yang membuktikan bahwa pemeliharaan kebersihan lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pemenuhan isi dapur keluarga di saat tangkapan laut sedang tidak menentu. (Bunda Tri)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages